Abstract :
Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengobati
penyakit infeksi. Pengetahuan dan kurangnya informasi yang memadai tentang
penggunaan antibiotik yang tepat merupakan faktor utama penyebab tingginya
angka kejadian resistensi antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan obat antibiotik pada masyarakat
yang tinggal di Desa Jatibarang Kidul Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes.
Metode : Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian cross
sectional analitik dengan 100 subjek yang diambil secara simple random sampling
dengan rentang usia 26-45 tahun di Desa Jatibarang Kidul Kecamatan Jatibarang
Kabupaten Brebes. Instrument yang digunakan adalah kuesioner yang digunakan
telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Kuesioner terdiri dari 30 pertanyaan
pilihan ganda terkait penggunaan obat antibiotik. Analisis data yang digunakan
adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi chi square.
Hasil : Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan obat antibiotik di
Desa Jatibrang Kidul Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes dengan responden
100 orang yaitu sebanyak 45 responden (45%) berpengetahuan baik, 39 responden
(39%) berpengetahuan cukup dan 16 responden (16%) berpengetahuan kurang.
Hasil korelasi uji chi square untuk masing-masing parameter dengan tingkat
pengetahuan yaitu, pada usia nilai p 0,670 > (0,05), pada jenis kelamin nilai p
0,753 > (0,05), pada pendidikan nilai p 0,016 < (0,05), pada pekerjaan nilai p
0,040 < (0,05).
Simpulan : Tingkat pengetahuan masyarakat termasuk kategori cukup dengan
nilai persentase 72,95%. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan
jenis kelamin terhadap tingkat pengetahuan penggunaan obat antibiotik. Tetapi
terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan dan pekerjaan terhadap
tingkat pengetahuan penggunaan obat antibiotik di Desa Jatibrang Kidul
Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes.