DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN PENATALAKSANAAN MALARIA DI PUSKESMAS WANIA KABUPATEN MIMIKA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Prehartini, Yuly
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2022-04-13 01:48:22 
Abstract :
Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi protozoa dari genus Plasmodium yang hidup dan terus berkembang biak pada sel darah manusia ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Provinsi Papua merupakan daerah endemis malaria. Dalam upaya menurunkan kesakitan dan kematian, yang sangat penting adalah pencegahan dan pengobatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran penatalaksanaan malaria di Puskesmas Wania Kabupaten Mimika. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian non-eksperimental yang bersifat deskriptif dengan melakukan eksplorasi, pengambilan data bersifat retrospektif dan penyajian data yang diperoleh dari dokumen dan catatan medik pasien dengan jumlah 100 sampel dalam bentuk tabel untuk data kuantitatif dan diagram batang. Hasil: Hasil penelitian gambaran penatalaksanaan malaria di Puskesmas Wania Kabupaten Mimika yang diambil dari 100 sampel berdasarkan umur yang tertinggi adalah kelompok dewasa (18-45 tahun) 62%, jenis kelamin yang tertinggi adalah laki-laki yaitu (59%), pekerjaan yang tertinggi adalah sebagai pelajar (23%), jenis malaria yang tertinggi adalah Plasmodium vivax (41%), dengan terapi anti malaria yang paling banyak digunakan yaitu terapi kombinasi DHP (Dihidroartemisinin-Piperakuin)+Primakuin sebesar 89%, terapi tunggal DHP (Dihidroartemisinin-Piperakuin) sebesar 11%, serta obat lain yang paling banyak di gunakan yaitu Paracetamol 98%, Domperidone 19%, Vitamin B1 10%, Antasida 8%, Vitamin B kompleks 5%, Vitamin B6 dan CTM (Klorfeniramin maleat) masing-masing 4%, Vitamin C dan Vitamin Pehavral masing-masing 1%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diketahui penatalaksanaan malaria di Puskesmas Wania diberikan terapi golongan obat: antimalaria, analgesik dan antipiretik, antiemetik, vitamin dan suplemen, antirefluks dan antiulser serta antihistamin. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo