Abstract :
Latar Belakang: Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2017, cakupan ASI Eksklusif mencapai 54,4%. Kabupaten Semarang merupakan salah satu wilayah yang berada di Jawa Tengah dengan cakupan ASI eksklusif dari sasaran 45% bayi 0-6 bulan pada tahun 2017 menunjukkan presentase 19,5%, angka ini jika dibandingkan dengan target sasaran pemerintah Kabupaten Semarang masih sangat kurang. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan banyak ibu post partum yang tidak mengetahui tentang pijat oksitosin.
Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang Pijat Oksitosin di Puskesmas Bergas Kabupaten Semarang.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan Desain deskriptif, populasi penelitian ini yaitu ibu post partum pada 22 mei - 30 juni 2019 kurang dari 100 sehingga pengambilan sampel dengan metode total sampling yaitu 30 responden dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu Tentang Pijat Oksitosin sebagian besar dikategorikan kurang, yaitu sejumlah 13 responden (43,3 %), dan berpengetahuan cukup sejumlah 9 responden (30%). Sebagian besar pengetahuan ibu kurang, dikarenakan ibu dengan tingkat pendidikan SMP sebanyak 14 responden (46,6%). Selain itu, sebagian besar pekerjaan ibu sebagai pekerja swasta sebanyak 23 responden (76,7%).
Simpulan: Pengetahuan ibu post partum tentang pijat oksitosin sebagian besar responden berpengetahuan kurang (43,3%).