Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Khoirul Annas, Muhammad Wahyu
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-04-14 06:43:20
Abstract :
Skrining resep merupakan salah satu pelayanan kefarmasian
baik di apotek, puskesmas, maupun rumah sakit yang dapat digunakan untuk
meminimalkan terjadinya medication error. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui presentase ketidaklengkapan resep anak pada aspek administratif dan
farmasetis yang dapat mengakibatkan medication error di Puskesmas Bergas
pada bulan September?November 2021 berdasarkan Permenkes No.74 Tahun
2016 .
Metode : Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian non-eksperimental
dengan pengambilan data secara retrospektif dengan menggunakan teknik
systematic random sampling. Dengan menggunakan kriteria inklusi yaitu resep
anak pada rentang usia 0?19 tahun pada bulan September?November 2021 yang
belum pernah dilakukan analisa tentang aspek administratif dan farmasetis oleh
Apoteker. Kriteria ekslusi yaitu resep anak yang tidak bisa terbaca.
Hasil : Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa untuk
kejadian ketidaklengkapan resep pada aspek administratif di Puskesmas Bergas
terjadi pada kategori berat badan 52%, nama dokter 87%, paraf dokter 67%.
Sedangkan pada aspek farmasetis terjadi pada pada kategori bentuk sediaan 4%,
dosis (kekuatan dosis) 77%, jumlah obat 4%.
Kesimpulan : Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil
bahwa kelengkapan kajian aspek administratif dengan presentase 100% terdapat
pada kategori nama pasien, umur, jenis kelamin, serta tanggal resep, sedangkan
pada aspek farmasetis dengan presentase 100 % yaitu pada kategori aturan pakai.