Abstract :
Demam Berdarah Dengue/Dengue Hemorrhagic Fever
(DBD/DHF) disebabkan virus dengue, dimana penularannya terjadi oleh gigitan
nyamuk Aedes Aegypti. Demam berdarah dengue banyak ditemukan di daerah tropis
yang mana virus ini sangat sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB). Adapun
faktor-faktor yang dapat memengaruhi bertambahnya kasus ini ialah rendahnya
sistem kekebalan tubuh pada kelompok masyarakat dan terjadinya peningkatan
persebaran nyamuk penular Aedes Aegypti karena pada musim penghujan tempat
perkembang biakan ada dimana-mana seperti pada talang air, botol, gelas bekas air
mineral, lubang pepohonan, ban bekas dan sebagainya. Tujuan dari penelitian ini
ialah Untuk mengetahui persentase ketepatan pengobatan pada pasien demam
berdarah dengue di instalasi rawat inap RSI Sultan Agung Semarang
Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan retrospektif dengan metode
purposive sampling atau teknik pengambilan sampel dengan melalui pertimbangan kriteria-
kriteria tertentu.
Hasil : Dari kasus diperoleh hasil berdasarkan analisis ketepatan dosis sebanyak 15
pasien (40,54%) tepat dalam pemilihan dosis dan sebanyak 22 pasien (59,46%) tidak
tepat. Pada analisis ketepatan indikasi terdapat sebanyak 2 pasien (5,41%) tepat dan
35 pasien (94,59%) tidak tepat dalam pemilihan indikasi. Pada analisis pemilihan
obat didapatkan hasil ketepatan sebanyak 32 pasien (86,49%) dan 5 pasien (13,51%)
tidak tepat. Kemudian pada pemilihan pasien didapatkan hasil ketepatan sebanyak 37
pasien (100%).
Simpulan : Dari hasil evaluasi analisis ketepatan dosis, ketepatan indikasi, ketepatan
pemilihan obat dan ketepatan pasien dalam peresepan obat didapatkan hasil bahwa
kerasionalan penggunaan obat terjadi pada dua kategori yaitu kategori ketepatan
pemilihan obat dan kategori ketepatan pasien.