Abstract :
Sistem kekebalan tubuh sangat penting di era pandemi Covid-
19, sehingga mengkonsumsi asam askorbat sangat dianjurkan. Asam askorbat
sebagai antioksidan yang berkontribusi terhadap peningkatan dan pertahanan
sistem kekebalan tubuh. Pangan lokal yang mengandung asam askorbat contohnya
buah tomat. Selain harganya yang murah, kandungan asam askorbat tomat juga
unggul. Penelitian dilakukan untuk mengetahui validasi metode dan kadar asam
askorbat pada buah tomat dari varietas tersebut.
Metode : Jenis penelitian menggunakan metode eksperimental dilakukan dengan
validasi metode Spektrofotometri UV-Vis untuk penetapan kadar asam askorbat
buah tomat. Parameter validasi meliputi linearitas, presisi, akurasi, batas deteksi
dan kuantitasi. Sampel tomat Ceri, Kendedes, Servo diambil dari desa Kintelan,
Pakis, Magelang dengan umur tumbuhan 73 hari dipetik pada pagi hari.
Hasil : Hasil penelitian didapatkan panjang gelombang maksimum asam askorbat
265nm, persamaan garis linier y=0,0524x+0,2064 dengan koefisien korelasi
(r)0,9980, batas deteksi 0,6920 ppm dan batas kuantitasi 2,3069 ppm. Presisi
dilakukan secara intraday dan interday didapatkan hasil %RSD?2%. Akurasi
ditentukan berdasarkan hasil perolehan kembali menggunakan metode
penambahan baku didapatkan hasil rata-rata 101,778%. Kadar asam askorbat
tomat Ceri (16,244mg/100gram), tomat Kendedes (9,576mg/100gram) dan tomat
Servo (12,897mg/100gram).
Kesimpulan : Parameter validasi metode memenuhi semua persyaratan yang
diinginkan. Kadar asam askorbat pada ketiga varietas tomat memiliki hasil yang
berbeda signifikan berdasarkan analisis statistika Kruskal-Wallis test(0,027<0,05).