Abstract :
Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan adanya hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi akibat dari tidak adekuatnya insulin dengan komplikasi seperti munculnya ulkus, yang berakibat gangguan integritas/kulit jaringan. Tujuan: Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menggambarkan pengelolaan gangguan integritas kulit/jaringan pada pasien post op debridement atas indikasi ulkus diabetes melitus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus melalui proses keperawatan dengan subyek Ny.S dengan gangguan integritas kulit/jaringan. Hasil: Pengelolaan menggunakan proses keperawatan didapatkan hasil pengkajian yaitu pasien mengatakan terdapat luka di punggung kaki kanan dengan panjang luka 9 cm lebar 4 cm dan kedalaman 1 mm, warna luka merah. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu gangguan integritas kulit/jaringan berhubungan dengan neuropati perifer dibuktikan dengan kerusakan jaringan dan/atau lapisan kulit dan kemerahan. Intervensi yang disusun yaitu perawatan luka, perawatan integritas kulit, manajemen hiperglikemia, pemberian obat topikal, promosi citra tubuh, promosi koping, edukasi kesehatan dan edukasi proses penyakit. Implementasi yang diberikan memonitor karakteristik luka, berkonsultasi dengan tim medis, memonitor kadar gula darah secara mandiri, memberikan perawatan ulkus. Dan evaluasi didapatkan integritas kulit dan jaringan meningkat. Saran: Saran bagi pasien yaitu dengan peningkatan peran serta pasien dan keluarga dalam menjaga pola hidup sehat seperti rajin untuk olahraga, cek gula darah secara rutin, menjaga pola makan sehat serta melakukan perawatan kulit dengan baik sehingga mencegah terjadinya komplikasi diabetes melitus.