Abstract :
Diabetes Melitus tipe 2 adalah penyakit gangguan metabolisme
yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemika yang terjadi karena sekresi
insulin. Drug Related Problems (DRPs) dapat menjadi penyebab kegagalan terapi
pasien DM tipe 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadian
Drug related problems (DRPs), serta persentase ketercapaian target terapi HbA1c
pada pasien diabetes melitus tipe 2 pada peserta prolanis di Puskesmas Bergas.
Metode: Penelitian ini dilakukan secara non eksperimental dengan menggunakan
pendekatan deskriptif berdasarkan data sekunder menggunakan data rekam medik.
Menggunakan rancangan penelitian accidental sampling. Jumlah sampel yang
analisis sebanyak 17 sampel. Analisis Drug Related Problems menggunakan
pedoman PCNE. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bergas pada bulan
Desember 2021.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan karakteristik
pasien DM tipe 2 peserta prolanis sebanyak (82%) berjenis kelamin perempuan
dan 18% berjenis kelamin laki- laki, pasien berdasarkan usia rentan pada usia 61-
65 sebanyak 14 pasien (71%), dan pasien diabetes melitus tipe 2 dengan
komplikasi paling banyak terjadi adalah komplikasi dislipidemia sebanyak 12
pasien (71%). Keretcapaian target terapi dilihat dari kadar HbA1c sebesar 12%
sampel, tekanan darah 76% sampel, kadar LDL 0% sampel. 100% sampel
penelitian mengalami Drug Related problems, dengan masalah DRPs yang
meliputi tidak ada efek terapi obat (M1.1), efek terapi tidak optimal (M1.2)
dikarenakan Pemilihan obat tidak sesuai, serta ada indikasi baru belum di terapi
(M1.3).
Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis DRPs pada pasien diabetes melitus tipe 2
di puskesmas Bergas dengan menggunakan acuan PCNE, masih rendahnya
tingkat ketercapaian target terapi pasien DM tipe 2, serta didapatkan kejadian
DRPs pada terapi pasien DM Tipe 2.