Abstract :
Penyimpanan sediaan farmasi dan bahan medis habis pakai
merupakan suatu kegiatan pengaturan terhadap sediaan farmasi yang diterima agar
aman (tidak hilang), terhindar dari kerusakan fisik maupun kimia dan mutunya
tetap terjamin, sesuai dengan persyaratan yang di tetapkan. Tujuan penelitian ini
Untuk mengetahui gambaran penyimpanan obat dan efisiensi kesesuian
penyimpanan obat di Puskesmas Boja 1 berdasarkan indikator penyimpanan obat.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode obsevarsional yang bersifat
deskriptif.
Hasil: Gambaran penyimpanan obat di Puskesmas Boja 1 dengan hasil persentase
sebesar 78% dikategorikan baik. Dari hasil penelitian diperoleh persentase stok
mati 32%, obat kadaluwarsa 15%, dan stok akhir obat yang masih tinggi terutama
pada bulan Juni sebesar 33%.
Kesimpulan: Penyimpanan obat di Puskesmas Boja 1 sudah sesuai dengan
prosedur yang diterapkan diantaranya penyimpanan yang berdasarkan
FIFO/FEFO, jenis sediaan, alfabetis, suhu penyimpanan yang disertai dengan
kelengkapan penandaan label. Penyimpanan obat dikategorikan baik dengan
persentase sebesar 78%. Kesesuaian dengan indikator penyimpanan masih
menunjukkan belum efisien dengan standar yang ditetapkan.