Abstract :
Obat tradisional masih banyak digunakan oleh masyarakat
salah satunya adalah daun sirsak (annona muricata linn.) yang dianggap
memilikibanyak manfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit antara lain
menurunkan kadar gula darah, demam, diare, bisul, flu, menghilangkan jerawat,
hipertensi, meredakan nyeri, mengurangi stess, serta merileksasi otot dan
memiliki efek samping yang relatif lebih kecil dibandingkan obat yang terbuat
dari bahan sintesis.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa dan
aktivitas biologis daun sirsak (Anonna muricata Linn.) sebagai kandidat obat
alami.
Metode :Penelitian menggunakan metode literatur review dengan
mengidentifikasi, menilai, dan menginterprestasi seluruh temuan pada topik
penelitian kandungan senyawa dan aktivitas biologis ekstrak daun sirsak secara
maserasi dengan menggunakan pelarut etanol, etil asetat dan n-heksan. Sebanyak
1 artikel internasional dan 4 artikel nasional digunakan untuk menjawab
pertanyaan penelitian yang sudah ditetapkan.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun sirsak mengandung alkaloid,
flavonoid, saponin, steroid, kumarin, karbohidrat, terpenoid, fenol, glikosida dan
tanin. Aktivitas biologis sebagai antioksida dengan nilai IC 50 dengan radikal bebas
DPPH 20,75 ppm dan ABTS 12,84 ppm. Sebagai Inhibitor xanthine oksidase
dengan nilai IC 50 5,13 ppm dan aktivitas biologis lainnya sebagai antiinflamasi.
Kesimpulan :Daun sirsak terbukti memiliki kandungan senyawa Alkaloid,
flavonoid, saponin, steroid, kumarin, Karbohidrat, terpenoid, fenol, glikosida dan
tanin yang mempunyai aktivitas biologis sebagai antioksidan, antiinflamasi,
antibakteri dan penghambat oxidase xanthine.