Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Al Giffary, Tengku Agam
Retno Karminingtyas, Sikni
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-04-25 01:46:16
Abstract :
Gangguan depresi merupakan salah satu jenis gangguan jiwa
yang sering dijumpai dan kejadiannya di dunia mencapai 3 sampai 8%.
Antidepresan merupakan salah satu obat yang digunakan pada pasien yang
mengalami gangguan tersebut. Penggunaan antidepresan yang tidak sesuai dengan
dosis terapi bisa menyebabkan resiko kekambuhan 45% hingga 70%. Tujuan
penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan antidepresan di Instalasi Rawat
Jalan Puskesmas Selalong Kabupaten Sekadau.
Metode: Penelitian dilakukan secara non eksperimental (observasional)
menggunakan metode deskriptif yang bersiat retrospektif. Teknik sampling
menggunakan purposive samplingdan didapatkan sampel sebanyak 45 pasien.
Analisa data secara deskriptif dengan menggunakan acuan Drug Information
Handbook 21 edition.
Hasil: Karakteristik pasien terbanyak di Puskesmas Selalong Kabupaten Sekadau
pada tahun 2020berjenis kelamin laki-laki sebanyak 34 pasien (75,57%) dan pada
rentang umur 26-35 tahun sebanyak 14 pasien (31,11%). Penggunaan
antidepresan meliputi golongan TCA (Tricyclic Antidepressan) yaitu amitriptyline
sebesar 40 pasien (88,89%), kombinasi TCA (Tricyclic Antidepressan) + SSRI
(Selective Serotonin Reuptake Inhibitor) sebesar 5 pasien (11,11%).Ketepatan
penggunaan antidepresan meliputi tepat indikasi sebanyak 45 pasien (100%), tepat
obat sebanyak 45 pasien (100%) dan tepat dosis sebanyak 43 pasien (95,65%.).
Kesimpulan: Ketepatan penggunaan antidepresan meliputi tepat indikasi
sebanyak 45 pasien (100%), tepat obat sebanyak 45 pasien (100%) dan tepat dosis
sebanyak 43 pasien (95,65%.).