Abstract :
Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang
kompleks dan membutuhkan terapi yang berkelanjutan untuk mengontrol kadar
gula darah serta mengurangi resiko komplikasi. Drug Related Problems (DRPs)
menyebabkan sasaran terapi tidak tercapai. Tujuan penelitian adalah untuk
mengetahui pola DRPs dan angka ketercapaian terapi pasien diabetes melitus
peserta Prolanis di Puskesmas Margoyosos II.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan
pendekatan retroprospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total
sampling. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 11 sampel pemeriksaaan periode
bulan April-November 2021 peserta Prolanis Puskesmas Margoyoso II dan
dianalisis menggunakan lembar Pharmaceutical Care Network Europe
Foundation (PCNE).
Hasil : Tingkat ketercapaian target terapi (HbA1c) sebanyak 1 pasien (9,09%),
tekanan darah sebanyak 7 pasien (63,64%), dan LDL sebanyak 1 pasien (9,09%).
Hasil penelitian menunjukkan 100% sampel mengalami DRPs dengan kasus
sebanyak 21 dimana pada terapi diabetes melitus tipe 2 terdapat 11 kasus (100%)
terdiri M1.1 P1.1 sebanyak 8 kasus (72,73%) dan M1.2 P1.1 sebanyak 3 kasus
(27,27%). Pada analisis DRPs terapi hipertensi terdapat kasus sebanyak 2 kasus
M1.3 P1.6 (18,18%). Analisis DRPs terapi pada dislipidemia terdapat 8 kasus
(72,73%), M1.2 P3.1 sebanyak 3 kasus (27,27%) dan kasus M1.3 P1.6 sebanyak
5 kasus (45,45 %).
Simpulan : Pasien pada penelitian ini 100% pengalami DRPs. Jumlah pasien
yang mencapai target terapi yaitu terapi diabetes melitus (HbA1c) sebanyak 1
pasien (9,09%),