Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ose Motong, Agustina Sesilia
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-05-12 06:42:53
Abstract :
Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian, tempat dimana
dilakukan praktek kefarmasian oleh apoteker. Pelayanan kefarmasian dikatakan
baik jika apotek dapat memberikan kepuasan kepada pasien dengan hasil yang
dirasakan pasien sama atau melebihi harapan maka pasien akan merasa puas dan
tidak puas. Penelitian ini bertujuan mengetahui kepuasaan pasien terhadap
pelayanan kefarmasian di Apotek Balongsari Sehat.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan
kuantitatif dan rancangan penelitian cross sectional. Cara pengambilan sampel
menggunakan accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 89
responden. Metode perhitungan kepuasan pasien menggunakan tingkat kepuasaan
pasien dan analisa data secara deskriptif.
Hasil : Hasil uji validitas dan reliabilitas dari kuesioner menunjukkan hasil yang
valid dan reliabel. Kategori karakteristik responden mempunyai hasil yang
terbanyak yaitu perempuan dengan persentase (60.67%), umur 26-35 tahun
(35.96%), pekerjaan wiraswasta (50.56%). Kepuasan pasien yang dilihat dari lima
dimensi yaitu sangat puas dengan dimensi kehandalan (88.46%), dimensi
ketanggapan (86.59%) , dimensi jaminan (88.08%) , dimensi kepedulian
(87.64%), dimensi bukti fisik (92.06%). Kepuasan pasien terhadap pelayanan
kefarmasian secara umum yaitu sangat puas (88.57%) dan rata-rata harapan
dengan nilai 89,02% (sangat penting).
Kesimpulan: Tingkat kepuasaan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di
Apotek Balongsari Sehat adalah dimensi keandalan (88.46%), dimensi ketanggap
(86.59%), dimensi jaminan (88.08%), dimensi empati (87.64%) dan dimensi bukti
fisik (92.06). %) yaitu sangat puas.