Abstract :
Paparan sinar UV menyebabkan kerusakan pada kulit, untuk
menghindari efek negatif sinar UV maka diperlukan tabir surya. Kandungan
bioaktif rumput laut berpotensi sebagai antioksidan yang berperan sebagai
perlindungan terhadap radiasi ultraviolet. Penelitian dengan review artikel ini
bertujuan untuk mengkaji aktivitas antioksidan, nilai SPF, dan kegunaan rumput
laut sebagai bahan baku tabir surya dalam sediaan krim.
Metode : Metode yang digunakan yaitu review artikel menggunakan 6 artikel
yang diperoleh dari database Google Scholar yang terindeks SINTA secara
nasional serta internasional terindeks Scimago yang diterbitkan maksimal 10
tahun terakhir.
Hasil : Hasil Review dari keenam artikel menunjukkan bahwa rumput laut
memiliki aktivitas antioksidan dalam kategori lemah (185±0,02 ppm) dan kuat
(83,4±0,03 ppm), sediaan krim dibuat dengan cara menambahkan bubur rumput
laut dalam basis krim. Krim menghasilkan mutu fisik dengan kenampakan, warna,
aroma, dan homogenitas yang baik, tidak terjadi perubahan selama penyimpanan
serta disukai panelis. pH krim sesuai dengan standar SNI 4,5-8,0 dan pH fisiologis
manusia dengan hasil 5,77-8,45. Uji viskositas dengan nilai 7.500-20.400 cPs,
konsistensi 310-340 mm sehingga krim mudah dioleskan pada kulit, krim
memiliki kestabilan yang baik, nilai SPF termasuk dalam kategori minimal
(2,7783) hingga maksimal (10,90±0,85).
Simpulan : Rumput laut memiliki aktivitas antioksidan lemah hingga kuat.
Rumput laut dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan sediaan krim tabir
surya yang memiliki evaluasi mutu dan kestabilan fisik yang baik serta memiliki
kemampuan perlindungan terhadap sinar UV dengan nilai SPF minimal hingga
maksimal.