Abstract :
Respon imun merupakan respon tubuh terhadap benda atau zat
asing yang terdapat didalam sistem imun. Sistem imun akan menghasilkan respon
inflamasi sebagai respon pertahanan non spesifik. Salah satu tanaman yang berkhasiat
sebagai antiinflamasi dan immunomodulator adalah Ocimum Spp. yang memiliki
kandungan senyawa flavonoid, saponin, tanin, steroid, eugenol, linalool, dan sitral.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisa dan mengevaluasi aktivitas farmakologi
varietas Ocimum Spp. dalam bentuk daun segar, ekstrak, dan minyak atsiri sebagai
antiinflamasi berdasarkan kajian literatur artikel terkait.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah review artikel, menggunakan data
sekunder yang diperoleh dari studi literatur. Penelitian dilakukan dengan
menganalisis enam artikel, 4 artikel nasional terindeks SINTA dan 2 artikel
internasional terindeks Scopus tentang aktivitas Ocimum Spp. sebagai antiinflamasi
dan immunomodulator, yang diterbitkan dari tahun 2011-2022.
Hasil: Ocimum Spp. dalam bentuk segar, minyak atsiri, dan ekstrak mempunyai
aktivitas antiinflamasi dan immunomodulator. Terdapat pengaruh pemberian Ocimum
Spp. terhadap penurunan migrasi sel kanker, nilai penghambatan MMP-9,
peningkatan nilai WBC, peningkatan nilai RBC, peningkatan nilai hemoglobin,
persentase penghambatan udem, diameter penyembuhan luka, aktivitas fagositosis,
kapasitas fagositosis, dan indeks fagositosis.
Kesimpulan: Ocimum Spp. dalam bentuk segar, ekstrak, dan minyak memiliki
potensi sebagai antiinflamasi dan immunomodulator secara praklinik.