Abstract :
Instalasi pelayanan kefarmasian seperti puskesmas dituntut
untuk meningkatkan pelayanan salah satunya dengan waktu tunggu sesuai dengan
standard pelayanan. Pelayanan yang baik akan meningkatkan kepuasan pasien.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi waktu tunggu pelayanan resep
dan tingkat kepuasan pasien dalam pelayanan kefarmasian.
Metode : Data waktu tunggu yang diperoleh dihitung persentase kesesuaian
berdasarkan standar pelayanan puskesmas dan dihitung persentase tingkat
kepuasan pasien berdasarkan dimensi berwujud (Tangible), daya tanggap
(Responsiveness), kepastian (Assurance), empati (Emphaty) dan keandalan
(Reliability).
Hasil : Hasil penelitian pada waktu tungggu terdapat 81 resep yang memenuhi
standar waktu tunggu pelayanan resep yang sesuai dengan SOP yang sudah
ditetapkan oleh Puskesmas Mujur Praya Timur untuk waktu tunggu obat jadi 3-5
menit dan waktu tunggu obat racikan yaitu 10-15 menit. Persentase tingkat
kepuasan berdasarkan 5 dimensi diperoleh bahwa dimensi Tangible termasuk
kategori puas (79,75%), Responsiveness termasuk kategori sangat puas (88,88%),
Assurance termasuk kategori sangat puas (86,81%), Emphaty termasuk kategori
sangat puas (86,25%), dan Reliability termasuk kategori sangat puas (85,88%).
Kesimpulan : Pada evaluasi waktu tunggu dari 81 resep dinyatakan memenuhi
standar waktu tunggu pelayanan resep yang sesuai dengan SOP yang sudah
ditetapkan oleh puskesmas dengan persentase 100%. Evaluasi tingkat kepuasan
pasien pada 5 dimensi yaitu dimensi Tangibel termasuk klasifikasi puas dengan
persentase 79,75, Responsiveness termasuk klasifikasi sangat puas (88,89%),
Assurance termasuk klasifikasi sangat puas (86,81%), Emphaty termasuk
klasifikasi sangat puas (86,26%), dan Reliability termasuk klasifikasi sangat puas
dengan persentase (85,88%).