Abstract :
Swamedikasi merupakan bagian dari upaya masyarakat untuk menjaga
kesehatannya sendiri. Gastritis merupakan suatu peradangan atau perdarahan pada mukosa
lambung yang disebabkan oleh faktor iritasi, infeksi, dan ketidak teraturan dalam pola makan,
misalnya telat makan, makan terlalu banyak, makan cepat, makan-makanan yang terlalu
banyak bumbu pedas, mengonsumsi protein tinggi dan minum kopi berlebihan. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan pelajar terhadap swamedikasi
gastritis.
Metode : penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik
pengambilan data menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah 98 reponden,
dengan instrumen penelitian yaitu kuisioner google form. Analisa data menggunakan analisa
deskriptif.
Hasil : Jumlah Responden berdasarkan sekolah yaitu SMK Farmasi dengan 58 responden
dan SMK N 2 Tembilahan dengan 40 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa
pertanyaan dengan kategori baik terdapat pada P1, P2, P6, dan P7. Sedangkan pertanyaan
dengan kategori cukup terdapat pada P3, P9, P11, P12, dan P13. Dan pertanyaan dengan
kategori kurang terdapat pada P4, P5, P8, dan P10.
Simpulan : tingkat pengetahuan pelajar SMK Farmasi tentang swamedikasi gastritis
termasuk kategori baik sebanyak 36 responden (62%), dan cukup sebanyak 22
responden (38%). Sedangkan tingkat pengetahuan pelajar SMKN 2 Tembilahan
tentang swamedikasi gastritis termasuk kategori baik sebanyak 15 responden (37%),
Cukup sebanyak 9 responden (23%), dan kurang sebanyak 16 responden (40%).