DETAIL DOCUMENT
PENENTUAN NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK TERPURIFIKASI BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) SEBAGAI TABIR SURYA (Sunscreen)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Otniel Paonganan, Afner
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2022-05-18 02:55:50 
Abstract :
Kasus kanker kulit di Indonesia termasuk masalah kesehatan dengan angka prevalensinya sebesar 7%, serta banyak sediaan tabir surya berbahan dasar kimia mempunyai banyak efek samping, sehingga dibutuhkan pemecahan solusi untuk memaksimalkan penggunaan bahan alam yang memiliki aktivitas tabir surya melalui proses purifikasi yang bertujuan untuk memurnikan suatu sampel dari pengotor sehingga efektif melindungi kulit dari paparan sinar UV. Tujuan dari penelitian ini, untuk menganalisis aktivitas tabir surya ekstrak bunga telang berdasarkan pengaruh pelarut purifikasi. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental laboratorium, dengan sampel penelitian yaitu bunga telang (Clitoria ternatea L.) yang melalui proses purifikasi serta akan dibaca absorbansinya pada spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 290-320nm untuk dapat ditentukan nilai SPFnya. Hasil: Nilai SPF tertinggi pada ekstrak terpurifikasi n-heksan pada konsentrasi 300 ppm: 9,36 (Maksimal); ekstrak terpurifikasi campuran konsentrasi 300 ppm: 8,59 (Maksimal); dan ekstrak terpurifikasi etil asetat konsentrasi 300 ppm: 7,38 (Ekstra). Hasil analisis Uji T menggunakan aplikasi SPSS v.23 diperoleh dengan nilai signifikansi 100ppm= 0,047; 200ppm= 0,014; 300ppm= 0,000 yaitu <0,05, sehingga ketiga ekstrak terpurifikasi menghasilkan perbedaan yang signifikan. Kesimpulan: Ekstrak etanol bunga telang memiliki perbedaan nilai SPF yang signifikan berdasarkan pengaruh pelarut purifikasi dan memiliki aktivitas sebagai tabir surya serta hasil analisa statistika Uji T menggunakan aplikasi SPSS v.23 diperoleh nilai signifikansi 100ppm= 0,047; 200ppm= 0,014; 300ppm= 0,000 yaitu <0,05. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo