DETAIL DOCUMENT
TINGKAT PENGETAHUAN DAN KONSUMSI MULTIVITAMIN PADA MASYARAKAT DUSUN TEMENGGUNGAN KELURAHAN PANJANG AMBARAWA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Hardani, Mohamad Alfian
Susilo, Jatmiko
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-05-18 04:05:30 
Abstract :
Latar Belakang: Multivitamin adalah suatu sediaan yang ditujukan untuk menambah kebutuhan manusia akan vitamin, mineral, dan unsur nutrisi lainnya. Multivitamin terdiri dari berbagai mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Rendahnya pengetahuan dan wawasan masyarakat menyebabkan kesalahan dalam mengkonsumsi multivitamin. Berdasarkan hasil wawancara dengan 27 masyarakat Kelurahan Panjang mengenai perilaku konsumsi multivitamin, sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa mengkonsumsi multivitamin dalam jumlah besar dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan imunitas. Tujuan: Untuk mengetahui dan mengevaluasi tingkat pengetahuan dan praktik konsumsi multivitamin Masyarakat Dusun Temenggungan Kelurahan Panjang Ambarawa. Metode: Penelitian secara kualitatif non eksperimental dengan jenis deskriptif analitik. Sampel yang digunakan sebanyak 95 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner melalui google form. Analisis data menggunakan excel dan SPSS. Hasil: Responden laki-laki sebanyak 43 (45,26%) dan perempuan : 52 (54,74%). Usia < 17 tahun: 1 (1,05%), 17-25 tahun: 14 (14,74%), 26-50 tahun: 65 (68,42%), dan lebih dari 50 tahun: 15 (15,79%) responden. Responden dengan riwayat penyakit: 19 (20,00%) dan 76 (80,00%) tidak ada riwayat penyakit. Pendidikan SLTA: 63 (66,31%), SLTP: 13 (13,70%), Diploma : 2 (2,09%) dan Sarjana: 17 (17,90%) responden. Pekerjaan Wiraswasta: 23 (24,21%), Wirausaha: 14 (14,74%), Buruh: 16 (16,84%), Ibu Rumah Tangga: 13 (13,68%), TNI/Polri: 10 (10,53%), PNS: 10 (10,53%), dan Pelajar : 9 (9,47%) responden. Berdasarkan tingkat pengetahuan, kategori baik, cukup baik dan kurang baik masing-masing sebanyak 81 (86,17%), 11 (11,70%) dan 2 (2,13%) responden. Berdasarkan tingkat penggunaan baik, cukup dan kurang masing-masing sebanyak 62 (65,96%), 29 (30,85%), dan 3 (3,19%) responden. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan masyarakat Dusun Temenggungan Kelurahan Panjang Ambarawa mengenai multivitamin termasuk dalam kategori baik (86,74%) dan praktik konsumsi penggunaan multivitamin termasuk dalam kategori cukup baik (68,99%). Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Praktik Konsumsi, Vitamin, Multivitamin 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo