Abstract :
Pengelolaan sediaan farmasi di Instalasi Farmasi Klinik perlu
dilakukan dengan baik untuk menjamin kelangsungan ketersediaan dan
keterjangkauan pelayanan obat yang efisien, efektif dan rasional. Tujuan
dilakukan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan kesesuaian pada tahap
perencanaan pengadaan sediaan farmasi di Instalasi Farmasi Klinik ?X?
Kabupaten Semarang.
Metode: Metode penelitian yang digunakan data dianalisis berdasarkan rancangan
penelitian deksriptif evaluatif yang bersifat prospektif. Bahan penelitian meliputi
data yang diperoleh dari wawancara mendalam (indepth interview) kepada
informan.
Hasil: Hasil penelitian yang diperoleh mengenai gambaran perencanaan di
Instalasi Farmasi Klinik menggunakan metode konsumsi dengan melihat
konsumsi obat periode sebelumnya. Hal ini sesuai dengan yang tertera di Buku
Pedoman Pelayanan Kefarmasian di Apotek tahun 2020. Gambaran pengadaan di
Instalasi Farmasi Klinik menggunakan metode pembelian langsung yaitu
berdasarkan pada kebutuhan. Pada tahap pengadaan ini terdapat kekurangan dari
sistem pengadaan dikarenakan ketidaksesuaian pengadaan dengan perencanaan
padahal menurut Seto, et al (2012), syarat penting dalam fungsi pengadaan obat
harus sesuai perencanaan, sesuai kebutuhan, dan sesuai ketentuan sistem atau cara
pengadaan.
Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan
bahwa perencanaan dan pengadaan sediaan farmasi di Instalasi Farmasi Klink
kurang sesuai dengan literatur yang ada, karena antara pengadaan dengan
perencanaan tidak selaras