Abstract :
Pengobatan mandiri mahasiswa dapat menjadi sumber
kesalahan pengobatan akibat keterbatasan pengetahuan obat. DAGUSIBU
(dapatkan, gunakan, simpan, buang obat) merupakan ajakan kepada masyarakat
untuk mendukung gerakan sadar obat. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan
menganalisis perbandingan tingkat pengetahuan Dagusibu obat pada Mahasiswa
Farmasi Universitas X dan Universitas Y.
Metode: Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional secara
prospektif. Pengambilan data menggunakan quota sampling 70 responden.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan
reliabilitas. Tingkat pengetahuan dibagi menjadi 3 kategori, baik (76%-100%),
cukup (60%-75%), dan kurang (<60%). Analisis perbandingan menggunakan
Independent T-test dengan taraf kepercayaan 95%.
Hasil: Tingkat pengetahuan Mahasiswa Farmasi Universitas X poin Dapatkan
(77%), Gunakan (78%), Simpan (77%), dan Buang (69%). Sedangkan Mahasiswa
Farmasi Universitas Y poin Dapatkan (75%), Gunakan (89%), Simpan (91%), dan
Buang (76%). Terdapat perbedaan diantara kedua universitas dengan selisih
1,25714.
Simpulan: Tingkat pengetahuan Mahasiswa Farmasi Universitas X dalam
kategori baik (76%), dan Mahasiswa Farmasi Universitas Y kategori baik (83%).
Terdapat perbedaan bermakna diantara kedua universitas.