Abstract :
Nipagin merupakan zat pengawet yang sering ditambahkan
dalam sabun mandi. Kandungan nipagin pada sabun mandi dapat menyebabkan
iritasi kulit serta pada penggunaan jangka panjang ditemukan-nya ester asam p-
hidroksibenzoat pada penderita kanker payudara. Zat pengawet ini diizinkan
apabila memenuhi persyaratan BPOM yaitu 0,4%. Tujuan penelitian ini untuk
menganalisis adanya kandungan nipagin pada sediaan sabun mandi cair yang
belum teregistrasi BPOM yang dijual secara online.
Metode : penelitian ini menggunakan Analisis kualitatif dengan KLT dan
Analisis kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Vis. Kriteria pemilihan sampel
pada penelitian ini yaitu sampel dipasarkan lewat online, tidak melihat label
kemasan produk, dan tidak memiliki izin edar.
Hasil : nilai Rf sampel 1 memiliki selisih 0,1%, nilai Rf pada sampel 2 dan 4
memiliki selisih nilai Rf 0,04 sedangkan sampel 3 dan 5 memiliki selisih nilai Rf
0,02. Selain itu terdapat warna ungu pada sampel 2, 3,4,dan 5 saat dilihat pada
sinar uv 254. Diperoleh hasil perhitungan kadar nipagin dalam sampel 2 sebesar
0,468%, sampel 3 dan 4 sebesar 0,209% dan 0.325% dan sampel 5 sebesar
0.252%.
Kesimpulan : Dari hasil KLT diperoleh 4 sampel positif mengandung nipagin
yaitu sampel 2,3,4 dan 5. Pada perhitungan kadar nipagin dalam sampel, semua
sampel sudah memenuhi persyaratan BPOM No:HK.00.05.42.1018 yaitu tidak
kurang dari 0,02% dan tidak lebih dari 0,4%.