Abstract :
ABSTRAK
Latar Belakang: Streptococcus mutans merupakan salah satu bakteri yang dapat
menyebabkan beberapa penyakit di dalam rongga mulut seperti karies gigi. Daun
jambu biji merupakan salah satu tanaman yang secara empiris digunakan untuk
pencegahan karies gigi. Tujuan penelitian ini mengkaji aktivitas antibakteri
ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L) dengan variasi metode ekstraksi
terhadap Streptococcus mutans.
Metode: Penelitian ini merupakan metode penelitian non eksperimental yaitu
menggunakan literatur review yang terpublikasikan di jurnal Internasional.
Hasil: Aktivitas antibakteri ekstrak daun jambu biji dengan menggunakan metode
maserasi, sokletasi dan dekokta pada konsentrasi 10% mampu menghambat
pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dengan zona hambat yaitu sebesar
21,17 mm; 20,6 mm dan 20 mm. Ekstrak daun jambu biji pada konsentrasi 1,87%
sampai 30% menghasilkan aktivitas sedang sampai sangat kuat. Uji MIC ekstrak
daun jambu biji terdapat pada konsentrasi 1,562 mg/mL, sedangkan uji MBC
diperoleh >12,5 mg/mL.
Kesimpulan: Metode ekstraksi paling baik yang digunakan untuk mengekstraksi
daun jambu biji adalah maserasi. Konsentrasi ekstrak daun jambu biji yang paling
optimal adalah 10%. Potensi ekstrak daun jambu dalam menghambat
pertumbuhan Streptococcus mutans yaitu sedang sampai sangat kuat dan bersifat
bakteriostatik.
Kata Kunci: Ekstrak Daun Jambu Biji, Streptococcus mutans, Antibakteri