Abstract :
Latar Belakang: Peningkatan sistem imun dapat dilakukan dengan penggunaan
vitamin atau herbal yang berkhasiat sebagai imunomodulator. Herbal yang berpotensi
meningkatkan sistem pertahanan tubuh adalah biji pinang. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengevaluasi aktivitas imunomodulator biji pinang berdasarkan profil
hematologi mencit jantan yang diinduksi tinta karbon
Metode: Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol
70%. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental in vivo, dengan menginduksi tinta
karbon sebagai antigen. Perlakuan terdiri dari 5 kelompok yaitu kontrol positif,
kontrol negatif, EBP 0,5mg/grBB, 1mg/grBB, 2mg/grBB. Pengambilan sampel darah
dilakukan hari ke-8 dan diamati aktivitas imunomodulator menit ke-0 dan ke-15.
Parameter yang diamati yaitu jumlah leukosit, limfosit, monosit, dan granulosit
Hasil: Hasil identifikasi fitokimia menggunakan Kromatografi Lapis Tipis dan Uji
Warna. Profil hematologi darah menunjukkan bahwa ekstrak biji pinang 2mg/20grBB
dapat mempertahankan fungsi sistem imun mencit jantan pada menit ke-15. Analisa
statistika parameter leukosit, limfosit, monosit, dan granulosit dengan Uji Wilcoxon
diperoleh hasil bahwa variasi ekstrak biji pinang menunjukkan aktivitas
imunomodulator yang berbeda bermakna (p< 0,05).
Kesimpulan: Ekstrak biji pinang mampu memberikan pengaruh terhadap jumlah
total leukosit, limfosit, monosit, dan granulosit pada mencit jantan.
Kata Kunci: Areca catechu L, Biji Pinang, Imunomodulator, Profil
Hematolog