Abstract :
INTISARI
Latar Belakang: Asma merupakan penyakit pernapasan kronis yang
mempengaruhi 1-18% dari penduduk di berbagai negara. Asma ditandai oleh
variabel gejala mengi (napas berbunyi bersik), sesak napas, sesak dada dan/atau
batuk, dan oleh variabel expiratory pembatasan udara. Hasil studi epidemiologi
jumlah pasien dengan penyakit asma di Indonesia diperkirakan mencapai 4,5%
dari jumlah seluruh penduduk indonesia . Tujuan dari penelitian ini adalah
mengetahui evaluasi terapi asma pada pasien asma.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian dekskriptif non
eksperimental dimana pengambilan sampel berdasarkan populasi yang memenuhi
kriteria inklusi pada data rekam medis pasien kemudian sampel yang didapatkan
dari populasi di evaluasi ketepatannya dan dianalisis menggunakan program
microsoft excel.
Hasil: Dari kasus diperoleh hasil evaluasi terapi asma berdasarkan ketepatan
indikasi sebesar 100%, ketapatan pasien 100%, ketepatan obat sebesar 100%, dan
ketepatan dosis sebesar 86,8% kategori obat rasional dan sebesar 13,2% kategori
obat tidak rasional.
Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil evaluasi terapi asma pada
pasien asma sudah memenuhi kerasionalan obat asma.
Kata Kunci: Terapi Asma, Rasionalitas pengobatan.