Abstract :
Malnutrisi merupakan kondisi seseorang mengalami kekurangan atau kelebihan
nutrisi yang dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan orang tersebut
terganggu. Malnutrisi banyak ditemukan pada bayi dengan usia diatas 6 bulan
dikarenakan banyak keluarga yang belum memahami kebutuhan bayi secara
khusus, belum mengerti cara membuat makanan pendamping yang bernutrisi
sehingga menyebabkan bayi mengalami penurunan berat badan. Penurunan berat
badan ini diakibatkan karena adanya gangguan dalam penyerapan makanan,
sehingga terjadi defisit nutrisi Defisit nutrisi merupakan keadaan dimana asupan
nutrisi tidak cukup untuk metabolisme tubuh.
Penulisan ini bertujuan untuk memberikan deskripsi atau gambaran tentang
pengelolaan defisit nutrisi pada bayi dengan malnutrisi di Desa Mranggen Kidul.
Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan berupa
pengkajian, analisis data, merumuskan diagnosa keperawatan, perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi dalam penanganan malnutrisi.
Hasil pengelolaan yang dilakukan pada pasien dengan teknik pengumpulan data
menggunakan wawancara, pemeriksaan fisik dan observasi. Kemudian dilakukan
rencana keperawatan yaitu monitor berat badan dan identifikasi status nutrisi.
Didapatkan hasil akhir berat badan pasien 5,1 kg dan status nutris pasien (BB/U: -
4,3 SD (gizi buruk), PB/U: -4,1 SD (sangat pendek), BB/PB: -3,6 SD (sangat
kurus), IMT/U: -3,7 SD (sangat kurus)). Berdasarkan tindakan keperawatan yang
dilakukan, maka dapat disimpulkan malnutrisi pada pasien belum teratasi.
Saran bagi keluarga agar lebih memperhatikan dan mengetahui bagaimana cara
penanganan malnutrisi pada bayi.