Abstract :
Penyakit diabetes mellitus merupakan gangguan yang terjadi pada system
metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah
(hiperglikemia). Komplikasi yang sering terjadi pada kasus ini yaitu ulkus
diabetic sehingga perlu perawatan yang kompleks. Ulkus kaki diabetic ini juga
salah satu penyebab umum terjadinya amputasi ekstremitas bawah sehingga
menyebabkan masalah gangguan integritas kulit. Tujuan: penulis dapat
memberikan gambaran pengelolaan kerusakan jaringan pada pasien post amputasi
diabetes mellitus di Desa Dongbanteng.
Pengambilan kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan
memberikan pengelolan perawatan pada pasien dengan gangguan integritas
jaringan pada diabetes mellitus. Pada tanggal 11 februari 2021 sampai 15 februari
2021.
Setelah dilakukan tindakan selama 5 hari pada pasien diabetes mellitus
dengan tindakan perawatan luka. Diagnosa gangguan integrits jaringan teratasi
sebagian dengan kondisi ukuran luka tetap, ganggren sudah berkurang,
pertumbuhan jaringan baru meningkat, bau pada luka sudah berkurang dan
intervensi dilanjutkan dengan mengajarkan perawatan luka pada keluarga pasien
dan menganjurkan pasien untuk menjaga lukanya dalam posisi kering. Tindakan
tersebut memiliki pengaruh dalam proses penyembuhan luka.
Masalah keperawatan kerusakan jaringan teratasi sebagian sehingga masih
memerlukan perawatan selanjutnya agar tercapai kriteria hasil. Cara yang dapat
dilakukan dengan kerjasama keluarga serta pasien agar asuhan keperawatan
tercapai.