Abstract :
Latar Belakang: Hernia adalah suatu penonjolan jaringan lunak melalui otot perut yang melemah. Hernia biasanya disebabkan oleh mengangkat beban berat, makan makanan yang kurang serat sehingga terjadi konstipasi dan berakibat menjadi mengejan. Hernia dapat diatasi dengan prosedur pembedahan hernioraphy. Hernioraphy adalah tindakan operatif yang dilakukan dengan menjahit dan memotong kantung hernia untuk menutup maupun memperkecil analus inguinalis. Tujuan: Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan nyeri akut pada post hernioraphy di Desa tridonorejo Demak. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan meberikan pengelolaan berupa perawatan pasien dalam menangani nyeri akut. Unit analisis adalah Tn.S dengan post hernioraphy dengan keluhan nyeri akut. Pengumpulan data dilakukan dengan pengkajian, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Hasil: pengelolaan nyeri akut dilakukan selama tiga hari pada Tn.S. teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, pemeriksaan fisik, dan observasi. Kondisi nyeri akut menurun menjadi skala 3. Simpulan: Pengelolaan didapatkan tahapan penurunan nyeri selama tiga hari dengan menerapkan tindakan nonfarmakologi serta memantau tanda-tanda vital. Saran: Bagi penulis untuk dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan tentang penatalaksanaan nyeri akut melalui seminar manajemen nyeri.