Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Choifin, Faidatul
Susanti, Rini
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-05-31 01:38:03
Abstract :
Latar Belakang: Masa remaja dapat diartikan dengan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Masa
ini adalah periode persiapan menuju masa dewasa yang akan melewati beberapa tahapan perkembangan
dalam hidup. Angka kejadian dismenorea Di Indonesia Diperkirakan 65%. Penanganan dismenorea yang
dilakukan remaja putri SMAN 1 Kagan yaitu sebanyak 10% menggunakan obat pereda nyeri sebagai
penanganan, 10% menggunakan minyak kayu putih dioleskan diperut, 10% menggunakan air hangat untuk
kompres, 20% tanpa penanganan apapun, 10% lebih menyukai istirahat karena lebih dianggap efektif. dan
80% remaja puteri tidak mengetahui pengetahuan untuk mengurangi kecemasan dismenorea. Pada umunya
remaja putri di SMA N 1 Kragan, mengatakan bahwa dirinya sering mengalami perasaan cemas, gangguan
tidur, perubahan fisisk, emosional yang tiba-tiba dan tanpa sebab saat akan menstruasi, atau selama
menstruasi dalam waktu 2 sampai 3 hari. Bahkan perubahan tersebut mengakibatkan harus berdiam di
(UKS), dan tidak mengikuti pelajaran. Tujuan peneliti Untuk mengidentifikasi hubungan antara
pengetahuan dengan tingkat kecemasan remaja putri tentang dismenorea.
Metode: Peneliti ini menggunakan deskritif kuantitatif. Metode pendekatan yang digunakan yaitu
pendekatan cross sectional. Populasi di dalam penelitian ini yaitu 157 orang, dengan jumlah sampel 60
orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen peneliti menggunakan
kuesioner dan analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat.
Hasil: Hasil distribusi frekuensi responden tentang pengetahuan remaja putri tentang tingkat kecemasan
dismenorea di SMAN 1 Kragan mayoritas responden mempunyai pengetahuanyang sedang sebanyak 26
responden (43.3%) tingkat kecemasan pada remaja putri yang tidak memiliki kecemasan berat pada remaja
didapatkan hasil sebanyak 24 responden (40.0%).
Simpulan: Hasil analisis hubungan dengan menggunakan uji chis Square dijumpai nilai p 012 (p=0,011)
yang berarti bahwa dijumpai adanya hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan tentang dismenorea
di SMA N 1 Kragan. dan dari nilai RR (Relative Risk) yang didapatkan yaitu 2,2 (RR>1) yang berarti
responden yang memiliki pengetahuan tentang dismenorhea mempunyai peluang 2,2 kali memiliki sikap
negatif dalam mengatasi tingkat kecemasan tentang dismenorea.
Kata Kunci: Remaja, Pengetahuan, Menstruasi, Dismenorea, Kecemasan
Kepustakaan: 29 (2009-2018)