DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI PMB SITI HAJAR BANDAR LAMPUNG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
WAHYUNI, TINALIA
Setyowati, Heni
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2022-05-31 01:56:53 
Abstract :
Latar Belakang : Bayi baru lahir perlu mendapatkan perawatan yang optimal sejak lahir, adalah salah satu makanan yang ideal. Air susu ibu (ASI) merupakan makanan yang paling direkomendasikan untuk bayi paling sedikitnya 6 bulan pertama kehidupan. Produksi ASI juga sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologi ibu menyusui, psikologi ibu terjadi karna ibu mengalami kecemasan. Ketidaklancaran pengeluaran ASI setelah melahirkan dapat disebabkan oleh kurangnya rangsangan hormon oksitosin yang sangat berperan dalam kelancaran pengeluaran ASI. Cara mengatasi ketidaklancaran produksi ASI yaitu dengan melakukan pijat oksitosin yaitu salah satu solusi yang paling tepat untuk mempercepat dan memperlancar ASI yaitu dengan pemijatan sepanjang tulang belakang (vretebrae) sampai tulang costae akan memberikan rasa nyaman pada ibu setelah mengalami proses persalinan sehingga tidak menghambat sekresi hormon prolaktin dan oksitosin. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis metode kuantitatif dengan pendekatan Pre Eksperiment menggunakan one group pretest dan posttest design Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum di PMB SITI Hajar, SST yaitu sebanyak 30 orang yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol terdiri dari 15 responden dan kelompok intervensi terdiri dari 15 responden dilaksanakan pada bulan November sampai dengan bulan Desember 2021. Hasil : Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji wilcoxon didapat produksi ASI p- value 0,000 (?<0.05) yang artinya terdapat perbedaan pada pretes antara kelompok yang diberi pijat oksitosin dan kelompok kontrol, produksi ASI p-value 0,000 (?<0.05) yang artinya terdapat perbedaan pada postes antara kelompok yang diberi pijat oksitosin dan kelompok kontrol. Kesimpulan : Hasil penelitian dapat bermanfaat, menambah sumber informasi dan diterapkan bagi ibu menyusui dirumah dan dapat menyebarluaskan kepada masyarakat lainnya sehingga menambah pengetahuan masyarakat tentang pijat oksitosin. Kata Kunci : Pijat oksitosin, Produksi ASI, Ibu Post partum. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo