Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
NASYE NABABAN, IFRA
Sofiyanti, Ida
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-05-31 03:08:30
Abstract :
Latar Belakang: adaptasi ibu nifas terkadang mengalami gangguan baik fisik
maupun psikis. Masalah psikologis yang rentan dialami ibu nifas adalah depresi
postpartum yang terjadi baik pada ibu primipara maupun multipara. Namun pada
beberapa kasus peningkatan resiko depresi umumnya dialami oleh ibu nifas
primipara. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
perbedaan psikologis ibu nifas pada primipara dan multipara.
Metode: penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan
rancangan penelitian menggunakan uji sampel berpasangan dengan jumlah
sampel sebanyak 34 di dapatkan dengan menggunakan teknik pengambilan
sampel purpossive sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah
kuesioner Edinburgh Postpartum Depression Scale (EPDS). Dengan analisis uji
normalitas Shapiro Wilk dan uji paired sample t-test.
Hasil: berdasarkan data hasil penelitian yang dilakukan menggunakan uji paired
sample t-test diketahui nilai signifikasi variabel hasil kuesioner EPDS pada ibu
nifas primipara dan multipara sebesar 0.615 > 0.050, maka dapat disimpulkan
bahwa Ho diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian tidak ada perbedaan yang
signifikan antar rata-rata variabel hasil EPDS ibu nifas primipara dan multipara.
Simpulan: adaptasi psikologis yang dialami ibu nifas primipara dan multipara
memiliki 3 fase yaitu, talking in, talking hold dan letting go. oleh sebab itu jika
pada saat proses adaptasi ibu nifas mengalami gangguan dapat menimbulkan
gangguan psikologis pada ibu nifas.
Kata Kunci : Adaptasi psikologis ibu nifas, gangguan psikologis nifas,
Edinburgh Postpartum Depression Scale