Abstract :
Pada masa remaja proses kematangan akan berkembang secara
cepat baik dari kematangan fisik, kognitif, sosial serta emosional. Pada remaja
perempuan kematangan fisik khususnya kematangan reproduksi ditandai dengan
munculnya menstruasi. Nyeri haid (dismenorhe) merupakan nyeri yang terjadi
saat menstruasi. Dampak dari dismenore diantaranya dapat mengganggu aktifitas
sehari-hari. Akupresure merupakan salah penanganan non farmakologis yang
dapat mengurangi nyeri saat menstruasi.
Tujuan: Mengetahui Pengaruh Akupresur terhadap Intensitas Nyeri Haid Primer
Pada Remaja Putri.
Metode : Metode penelitian quasy experiment dengan desain penelitian one group
pre test and post test design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 orang
remaja putri yang mengalami dismenorhea primer. Teknik sampel yang
digunakan yaitu purpossive sampling dimana sampel yang dibutuhkan
merupakan sampel yang sesuai dengan kriteria penelitian. Data dianalisa
menggunakan uji wilcoxon signed ranks dengan menggunakan SPSS.
Hasil: Rata-rata nyeri haid sebelum diberi akupresure 4.88 dengan klasifikasi
nilai maksimum 8 dan nilai minimum 3, rata-rata nyeri haid setelah diberi
akupresure diperoleh penurunan menjadi 3.00 dengan klasifikasi nilai maksimum
6 dan nilai minimum 2..
Kesimpulan : Ada pengaruh akupresure terhadap intensitas nyeri haid primer
pada remaja putri di SMKN 01 Bulik Timur. Diharapkan penelitian ini dapat
menambah pengetahuan dan dapat diimplementasikan pada saat mengalami nyeri
haid.