Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Veryany Fanggi, Windy Anisa
Widyaningsih, Ari
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-07 06:14:42
Abstract :
Di Negara berkembang hipotermia merupakan salah satu
penyebab utama kematian dan kesakitan pada bayi. Hipotermi adalah kondisi
dimana suhu tubuh kurang dari 36,5°C. Salah satu asuhan pada bayi baru lahir
adalah inisiasi menyusu dini (IMD). IMD dapat menjaga kehangatan tubuh dan
mencegah kehilangan panas pada tubuh bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui perbedaan suhu tubuh bayi baru lahir yang berhasil melakukan
IMD dan yang tidak berhasil melakukan IMD di BPM ?E? Kelurahan Lasiana
Kota Kupang.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik desain cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah bayi baru lahir di praktik mandiri bidan dari
bulan Januari-November 2021 berjumlah 105 bayi. Teknik pengambilan sampel
adalah dengan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi baru
lahir berjumlah 105 bayi yang memenuhi kriteria inklusi. Sumber data sekunder,
pengumpulan data dengan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Mann-
Whitney.
Hasil : Uji Mann-Whitney didapatkan nilai p = 0,000 < ? = 0,05. Pengujian
hipotesis dalam penelitian ini dimana nilai p < ? sehingga H0 ditolak dan H1
diterima. Sebanyak 57 bayi baru lahir yang berhasil melakukan IMD, seluruhnya
berada pada suhu normal dan tidak ada bayi yang mengalami hipotermi.
Sedangkan 48 bayi baru lahir yang tidak berhasil melakukan IMD, sebanyak 42
bayi berada dalam suhu normal dan 6 bayi mengalami hipotermi.
Simpulan : Ada perbedaan suhu tubuh bayi baru lahir yang berhasil melakukan
IMD dan yang tidak berhasil melakukan IMD.