Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Martin, Novia
Nasifah, Isri
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-07 06:12:43
Abstract :
Kualitas tidur dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak
dikarenakan 75% hormon pertumbuhan diekskresikan saat anak tidur. Sedangkan
data dari IDAI 2016 angka kejadian bayi yang mengalami gangguan tidur di
Indonesia masih tinggi yakni 44,2%. Sehingga, Unit Kerja Koordinasi Tumbuh
Kembang IDAI mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi.
Stimulasi pijat bayi yang diberikan minimal 15 menit secara rutin mampu
mengoptimalkan tumbuh kembang bayi serta membuat tidur lebih lelap dan lama
di malam hari.
Tujuan: Mengetahui efektivitas pijat bayi usia 3 - 12 bulan terhadap kualitas tidur
bayi di Kinara Mom and Baby Care Yogyakarta.
Metode: Desain yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan one group
pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi usia 3-12
bulan yang melakukan pijat bayi di Kinara Mom and Baby Care Yogyakarta pada
bulan Desember-Januari sebanyak 40 bayi. Sampel pada penelitian ini sebanyak
20 ibu yang memiliki bayi berusia 3-12 bulan. Teknik pengambilan sampel
dengan Purposive Sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data
menggunakan uji Wilcoxon dengan Software SPSS.
Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh rata-rata kualitas tidur bayi sebelum
pemijatan adalah 62,14 dan sesudah pijat adalah 80. Dari hasil uji Wilcoxon
diperoleh nilai p-value < 0,001 yang artinya ada perbedaan kualitas tidur bayi
sebelum dan sesudah dipijat.
Kesimpulan: Pijat bayi efektif meningkatkan kualitas tidur bayi usia 3-12 bulan.
Pijat bayi sebaiknya diterapkan oleh orang tua di rumah untuk meningkatkan
kualitas tidur bayi.