Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Friskia Rahmadini, Ameliana
Aliviani Putri, Risma
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-07 04:55:11
Abstract :
pemberian kolostrum di indonesia masih ada yang tidak
memberikan kolostrum sama sekali, data memberikan kolostrum semuanya 85,4
%, ibu yang membuang kolostrum sebagian 6,9 % dan ibu yang tidak memberikan
sama sekali 3,7 % (RISKESDAS, 2018). Studi pendahuluan yang dilakukan di
bidan desa dari 12 ibu nifas, 7 ibu nifas tidak memberikan kolostrum karena tidak
tahu tentang kolostrum dan pengetahuan keluarganya mengenai kolostrum itu
tidak boleh diberikan karena anggapan kotor. Sedangkan 5 ibu nifas memberikan
kolostrum alasannya sudah mengetahui bahwa ASI pertama (kolostrum).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas
terhadap pemberian ASI pertama (kolostrum).
Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional
analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Dilakukan pada 20 November-21
Desember 2021. Jumlah sampel seluruh ibu nifas yang melahirkan di PMB
Nurwati, Amd.Keb sebanyak 32 ibu nifas. Teknik pengambilan sampel dengan
total sampling menggunakan kuesioner melalui door to door dan pada ibu nifas
yang melakukan kunjungan nifas di bidan desa didapatkan sebanyak 32 ibu nifas.
Analisis yang digunakan univariat dan bivariat.
Hasil: Didapatkan nilai ? value = 0,000 lebih kecil dari nilai ?=0,05 (0,000<0,05)
berarti Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan ada hubungan
antara tingkat pengetahuan ibu nifas terhadap pemberian kolostrum di PMB
Nurwati, Amd. Keb Desa Bandar Jaya Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan ibu nifas
terhadap pemberian kolostrum pada bayi. Diharapkan ibu nifas dapat
meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai pemberian ASI pertama
(kolostrum) pada bayi.