DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ANEMIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POST PARTUM DI RUMAH SAKIT WISMA RINI PRINGSEWU
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ratna Susilowati, Neneng
Nasifah, Isri
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2022-06-07 04:38:59 
Abstract :
Menurut (World Health Organization) pada tahun 2019 angka kematian ibu sangat tinggi. Tahun 2017 >810 wanita meninggal setiap hari karena komplikasi kehamilan dan persalinan. Terjadi penurunan AKI pada tahun 1991?2015 dari 390 menjadi 305/100.000 kelahiran hidup. Pada tahun 2018 AKI di Provinsi Lampung mencapai 69/ 100.000 KLH. Faktor utama kematian ibu adalah pre eklmapsi dan perdarahan, faktor yang mempengaruhi terjadinya perdarahan postpartum adalah paritas, dan anemia pada ibu hamil. Sebesar 48,9% ibu hamil mengalami anemia menurut Riskesdas 2018. Di Negara berkembang prevalensi grande multiparitas masih tinggi. Semakin tinggi paritas ibu maka semakin besar kemungkinan terjadinya perdarahan postpartum. Tujuan : Untuk mengidentifikasi hubungan anemia dan paritas dengan kejadian perdarahan postpartum di RS Wisma Rini Pringsewu Metode : Metode yang digunakan adalah analitik korelasional dengan desain cross sectional dimana data penelitian menggunakan data sekunder dengan melihat hasil rekam medis ibu bersalin di RS Wisma Rini Kabupaten Pringsewu periode 1 Januari?30 Desember 2021. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu bersalin sebanyak 515 orang. Sampel penelitian 48 orang, dengan 16 responden dengan kasus perdarahan dan 32 responden tidak perdarahan. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dimana seluruh ibu bersalin yang mengalami perdarahan digunakan untuk sampel. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan analisis uji statistik menggunakan Chi-Square didapatkan nilai p =0,206 (>0,005) dan OR (0,644) sehingga tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian perdarahan sehingga ibu yang memiliki paritas tinggi kemungkinan sangat kecil untuk mengalami perdarahan. Ada hubungan antara anemia dengan kejadian perdarahan postpartum di RS Wisma Rini Pringsewu. Ibu yang mengalami anemia beresiko mengalami perdarahan sebesar 15,4 kali dibanding ibu yang tidak mengalami anemia, nilai p=0,001 nilai P(<0,005), OR (15.400). Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian perdarahan postpartum da nada hubungan antara anemia dengan kejadian perdarahan postpartum di RS Wisma Rini Pringsewu. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo