Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Krismonita, Krismonita
Windayanti, Hapsari
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-07 04:36:22
Abstract :
Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak
menuju masa dewasa. Desminore adalah masalah yang paling sering terjadi pada
wanita, kejadiannya 60-90%. Hasil wawancara yang dilakukan di SMA YKPP
Pendopo terdapat siswa yang mengalami nyeri pada saat menstruasi ada 30 siswa
mengalami nyeri haid primer diantaranya yaitu 15 siswi dalam mengurangi nyeri
haid dengan cara minum obat-obatan, 3 siswi menggunakan kompres hangat, 2
siswi dengan cara berbaring sambil menekan perut, dan 10 siswi lainnya dengan
cara dibiarkan saja. Dalam penelitian penanganan nyeri haid primer non
farmakologi dalam mengurangi nyeri menggunakan tekhnik Yoga. Tujuan nya
untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri haid primer sebelum dan sesudah yoga
pada remaja putri di SMA YKPP Pendopo.
Metode : Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Metode pendekatan yang
digunakan adalah pendekatan One Group Pra-Post Test Design. Populasi dalam
penelitian ini yaitu 55 orang, dengan jumlah sample 21 orang. Teknik
pengambilan sample menggunakan Purposive Sampling.
Hasil : Hasil penelitian ini rata-rata tingkat nyeri haid sebelum diberikan yoga
mengalami nyeri haid sedang adalah 57,1 dan sesudah diberikan yoga menjadi
95,2 yang mengalami nyeri haid ringan. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon
menunjukan ada perebdaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah di berikan
yoga dengan p-value= 0,000 <?0,05.
Kesimpulan : Ada perbedaan tingkat nyeri haid primer sebelum dan sesudah
yoga pada remaja putri di SMA YKPP Pendopo.