Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
TRIANI, EVINA
Salafas, Eti
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-06 03:25:04
Abstract :
Latar Belakang : Masa pranikah dikaitkan dengan masa prakonsepsi karena
setelah menikah wanita akan segera menjalani proses konsepsi. Wanita usia 20?
35 tahun merupakan usia yang paling tepat dalam mencegah terjadinya masalah
gizi terutama kekurangan energi kronik. Gizi yang optimal pada wanita pranikah
akan mempengaruhi tumbuh kembang janin dan kondisi kesehatan bayi yang
dilahirkan. Pengetahuan mengenai gizi berperan penting dalam pemenuhan
kecukupan gizi seseorang. Pendidikan kesehatan adalah semua kegiatan untuk
memberikan dan meningkatkan pengetahuan, sikap, praktek baik individu,
kelompok atau masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan.
Dengan pendidikan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi pada
wanita usia subur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian
pendidikan kesehatan gizi prakonsepsi terhadap gambaran pengetahuan calon
pengantin wanita usia subur di KUA Ungaran Barat Kabupaten Semarang.
Metode : Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan one
group pre ? post test design. Populasi pada penelitian ini adalah 35 calon
pengantin wanita usia subur yang mendaftar menikah pada Bulan November
sampai dengan Bulan Desember Tahun 2021 di KUA Ungaran Kabupaten
Semarang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive
sampling. Analisis data univariat menggunakan tendensi sentral dan analisis
bivariat menggunakan uji dependen t-test.
Hasil : Nilai rata-rata pengetahuan catin sebelum diberikan konseling sebesar
60,67 (nilai minimal 33, nilai malsimal 80) dan rata-rata pengetahuan catin setelah
diberikan konseling sebesar 85,81 (nilai minimal 70, nilai malsimal 97). Hasil
analisis uji dependen t-test data diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05 artinya terdapat
Perbedaan Tingkat Pengetahuan Calon Pengantin Wanita Tentang Gizi
Prakonsepsi Sebelum dan Sesudah Diberikan Pendidikan Kesehatan di KUA
Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang.
Kesimpulan: Ada Perbedaan Tingkat Pengetahuan Calon Pengantin Wanita Usia
Subur Tentang Gizi Prakonsepsi Sebelum dan Sesudah Diberikan Pendidikan
Kesehatan di KUA Ungaran Barat Kabupaten Semarang.
Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Gizi Prakonsepsi, Pengetahuan Calon
Pengantin