Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
CICILIA KALE, CINDY
Aliviani Putri, Aliviani Putri
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-07 04:34:47
Abstract :
:Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu
minimal harus mencapai 85% jika dibawah dari itu maka dikatakan partisipasi
masyarakat sangatlah rendah. Hal ini akan berakibat pada tumbuh kembang balita
yang tidak akan terpantau oleh petugas kesehatan maupun kader yang ada di
posyandu. Banyak faktor yang mempunyai hubungan dengan partisipasi atau
kunjungan ibu balita ke posyandu seperti faktor umur ibu yang berada pada umur
produktif, faktor pendidikan ibu yang lebih dominan menengah ke atas, dan faktor
pekerjaan ibu yang tidak bisa ditinggalkan untuk datang ke posyandu.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui faktor yang mempunyai hubungan
dengan partisipasi ibu yang mempunyai balita ke posyandu di kelurahan
Langensari.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan
pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang
mempunyai balita di Posyandu Markisa. Tehnik pengambilan sampel
menggunakan Total Sampling sebanyak 42 responden dengan istrumen penelitian
Buku Register Posyandu. Data dianalisis dengan melakukan uji analisis chi-
square.
Hasil : hasil penelitian menunjukan 54,8%responden berada pada umur dewasa
awal, 76,2% responden dengan tingkat pendidikan menengah, 69,0% responden
sebagai ibu rumah tangga, 52,4% responden memiliki jarak rumah yang dekat ke
posyandu dan 57,1% responden yang berpartisipasi langsung ke posyandu.
terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu (p= 0,019), pekerjaan
ibu (p= 0,000) serta tidak terdapat hubungan antara umur ibu (p= 0,750).
Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan dan pekerjaan
ibu yang mempunyai balita dengan partisipasi ibu ke posyandu serta tidak
terdapat hubungan yang signifikan antara umur ibu dengan partisipasi ibu ke
posyandu.