Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
NOVIANTI. S, EYS
Dian Afriyani, Luvi
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-06 07:10:35
Abstract :
Latar belakang : Dampak Covid-19 terhadap anak sekolah dapat mempengaruhi
kesehatan fisik maupun kesehatan jiwa mereka. Data gugu Covid-19 Kabupaten Kota
Kotamobagu pada bulan September 2021 terdapat 14 kasus positif pada kelompok usia 1-
6 tahun. Sebagai orangtua/guru agar membiasakan anak untuk tetap mematuhi protokol
kesehatan dengan cuci tangan pakai sabun. Dengan edukasi yang sudah diberikan secara
lisan dalam cuci tangan pakai sabun masih kurangnya tindakan sehingga menyebabkan
kurangnya pengetahuan siswa. Salah satu cara alternatif mengatasi permasalahan ini
adalah melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual.
Metode : Tujuan penelitian ini mengetahui bagaimana efektifitas pendidikan kesehatan
dengan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan cuci tangan pakai sabun sebagai
upaya pencegahan covid-19 pada anak usia dini di TK Amzar Molinow Kota
Kotamobagu. Jenis Penelitian ini Quasy Ekperimental rancangan One Group Design
Pretest-Posttest. jumlah sample menggunakan Total Sampling 22 responden. Alat
pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner 7 langkah cuci tangan pakai sabun
dari penelitian sebelumnya. Analisa data menggunakan Analisa Univariat dan Bivariat.
Hasil : Analisa univariat di dapatkan pengetahuan sebelum dilakukan pendidikan
kesehatan dengan media audio visual masih banyak dalam kategori pengetahuan kurang
11 responden dan kategori pengetahuan baik 3 responden, sedangkan setelah dilakukan
pendidikan kesehatan pengetahuan meningkat kategori pengetahuan baik 13 responden,
dan kategori pengetahuan kurang 4 responden. Sedangkan hasil Analisa Bivariat uji
Wilcoxon t-Test didapatkan nilai P=0,000 0,05, yaitu menunjukkan terdapat pengaruh
yang signifikan terhadap efektifitas pendidikan kesehatan dengan media audio visual
terhadap tingkat pengetahuan, sehingga H0 ditolak, yang menunjukkan bahwa pendidikan
kesehatan dengan media audio visual efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden
terhadap cuci tangan pakai sabun pada anak usia dini di TK Amzar Molinow Kota
Kotamobagu. Karena terdapat nilai rata-rata pengetahuan responden sebelum dilakukan
pendidikan kesehatan yaitu 7.50 menjadi 0 sesudah dilakukan pendidikan kesehatan
dengan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan cuci tangan pakai sabun, yaitu
dari jumlah 22 responden mengalami peningkatan.
Kesimpulan dan Saran : Menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara
pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan media audio
visual. Diharapkan pihak sekolah bisa menerapkan pendidikan kesehatan dengan media
audio visual disekolah dalam meningkatkan pengetahuan siswa untuk aktif melakukan
cuci tangan pakai sabun agar terhindar dari berbagai penyakit dimasa pandemi covid-19.
Kata kunci : Pendikan Kesehatan, Media Audio Visual, Pengetahuan