Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ariessta Lestari, Mila
Kristiningrum, Wahyu
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-07 03:02:03
Abstract :
Kontrasepsi suntik progestin adalah kontrasepsi suntik yang
hanya mengandung hormon progestin antara lain Depo Medroxy Progesteron
Asetat Kontrasepsi suntik efek samping yaitu peningkatan berat badan, Masalah
yang timbul dari peningkatan berat badan akan memberikan efek samping yang
kurang baik bagi kesehatan, karena biasanya akan menderita obesitas dan penyakit
degeneratif seperti Diabetes Melitus, hipertensi, hiperkolesterol, jantung dan
kelainan metabolisme. Pada umumnya pertambahan berat badan tidak terlalu besar,
bervariasi antara kurang dari 1 kg ? 5 kg dalam setahun pertama Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui ada hubungan antara penggunaan kontrasepsi suntik DMPA
dengan kenaikan berat badan pada akseptor KB suntik DMPA di TPMB Bidan
Fenny Gustini Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung Jawa
Barat Tahun 2021
Metode : Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional
dengan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah
akseptor KB suntik DMPA sebanyak 212 orang. Jumlah sampel dalam penelitian
sebanyak 68 orang dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling.
Pengumpulan data menggunakan data sekunder dari rekam medis dan buku
akseptor KB. Data dianalisi dengan melakukan uji chi-square.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar dari responden
melakukan penyuntikan ?4x sebanyak 43 responden (63,2%), sebagian besar dari
responden mengalami kenaikan berat badan sebanyak 52 responden (73,5 %) dan
hasil chi-square nilai x 2 hitung = 13,157 dan P Value = 0,001 maka (nilai P < 0,05).
Karena nilai x 2 hitung ? x 2 tabel = 3,841, maka Ha diterima dan Ho ditolak
Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian ada hubungan antara penggunaan
kontrasepsi hormonal suntik DMPA dengan kenaikan berat badan pada akseptor di
TPMB Fenny Gustini Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung
Jawa Barat Tahun 2021