Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Sumarni, Popon
Aliviani Putri, Risma Risma
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-07 02:57:38
Abstract :
Sebanyak 17,7% Balita di Indonesia masih mengalami
permasalahan status gizi. Sedangkan 0,4 juta (16%) balita di Indonesia mengalami
gangguan perkembangan. Masalah gizi merupakan penyebab dari
ketidakseimbangan nutrisi dalam tubuh yang disebabkan karena anak terlalu
berlebihan dalam mengkonsumsi makanan atau justru kekurangan nutrisi. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi balita dengan
perkembangan balita usia 12-59 bulan di Posyandu Gelatik Desa Sarimanggu
Kec.Karangnunggal Kab.Tasikmalaya Tahun 2022.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan
menggunakan metode pendekatan survey analitik cross sectional. Populasi dalam
penelitian ini 37 balita dan sampelnya yaitu seluruh balita yang datang ke
posyandu Gelatik dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling.
Hasil : Penelitian yang dilakukan di Posyandu Gelatik menunjukkan bahwa balita
yang memiliki gizi baik sebanyak 32 anak (86,5%) dan perkembangan balita
normal berjumlah 32 anak (86,5%). Hasil penelitian di peroleh hasil uji Chi-
Square dengan nilai probabilitas <0.05 yaitu P value = 0,000 < ? ( 0,05 ), artinya
ada hubungan yang signifikan antara status gizi balita dengan perkembangan
balita usia 12-59 bulan di Posyandu Gelatik Desa Sarimanggu Kecamatan
Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya.
Simpulan : Ada hubungan yang signifikan antara status gizi balita dengan
perkembangan balita usia 12-59 bulan di Posyandu Gelatik Desa Sarimanggu
Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya.