Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Agustin, Sonia
Kristiningrum, Wahyu
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-07 04:08:58
Abstract :
Selama masa pandemi Covid-19, program KB dan kunjungan KB
mengalami penurunan sebab terbatasnya akses masyarakat ke pelayanan kesehatan.
Dampak penurunan jumlah kunjungan KB atau ledakan jumlah kelahiran bayi adalah
permasalahan Baby Boom dan menambah permasalahan lain yang merupakan efek
dari pandemi Covid-19 selain permasalahan ekonomi.Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi berkurangnya akseptor KB dalam
kunjungan ulang pada masa pandemi berdasarkan pengetahuan, umur, minat di
TPMB Ny Anon Suherlan.
Metode : Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, populasi
dalam penelitian ini 600 akseptor KB suntik di TPMB Ny Anon Suherlan Kecamatan
Cidaun Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 86
responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen
penelitian ini menggunakan kuesioner dengan analisis bivariat.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dominan akseptor KB yang
melakukan kunjungan di TPMB Ny Anon Suherlan sebanyak 41 responden (47,7%)
yang tidak melakukan kunjungan sebanyak 45 responden (52,3%). Menggunakan uji
Chi-square hubungan antara umur dengan kunjungan akseptor KB p=0,071.
Pengetahuan dengan kunjungan Akseptor KB p=0,025. Minat dengan kunjungan
akseptor KB p=0,000.
Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara faktor umur dengan berkurangnya
kunjungan akseptor KB suntik, dan terdapat hubungan antara pengetahuan, minat
dengan kunjungan akseptor KB suntik di Praktek Mandiri Bidan Ny Anon Suherlan.