Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Eka, Liberta
Widyaningsih, Ari
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-08 01:47:32
Abstract :
Asfiksia adalah suatu kondisi di mana bayi tidak dapat
bernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir.Berdasarkan Studi
pendahuluan yang telah dilakukan di RSUD St. Vincentius Singkawang jumlah
Bayi baru lahir pada Tahun 2021 sebanyak 34 bayi yang mengalami asfiksia kasus
dengan melihat apgar score.
Metode: Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan
menggunakan Simple Random Sampling yaitu pengambilan sampel yang
dilakukan secara acak, dipakai jika anggota populasi dianggap homoegen. Besar
sampel dalam penelitian ini yaitu 34 bayi untuk kasus dan 34 bayi untuk kontrol.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh
dari catatan medik dengan melihat status obsestrik bayi dengan kejadian asfiksia
neonatorum dengan melihat apgar score.
Hasil: Hasil penelitian faktor-faktor yang berhibungan dengan asfiksia
neonatorum antara lain usia ibu p value (0,673) > ? (0,05), berat badan lahir p
value (0,000) ? (0,05), usia kehamilan p value (0,075) ? (0,05), lilitan tali pusat
diperoleh nilai p value (0,000) ? (0,05)
Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara berat badan lahir dan lilitan
tali pusat dengan asfiksia neonatorum, dan tidak ada hubungan antara usia ibu,
usia kehamilan dengan asfiksia neonatorum. Diharapkan dapat di jadikan bahan
referensi bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengali lebih lanjut mengenai
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum Pada
Bayi Baru Lahir