DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN BBLR DI RSUD UNGARAN TAHUN 2018
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Rosyad, Shelly Rodliah
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2020-01-07 02:11:28 
Abstract :
Latar Belakang: BBLR merupakan masalah penyebab kesakitan dan kematian bayi baru lahir. Prevalensi BBLR diperkirakan terdapat 15% dari seluruh kelahiran didunia dan lebih sering terjadi di negara berkembang. Data RSUD Ungaran bulan Januari-Maret 2019 terdapat 38 kasus bayi BBLR dari ibu yang mengalami ketuban pecah dini sebanyak 13 (34,2%) kasus. Tujuan: Mengetahui hubungan antara ketuban pecah dini dengan BBLR di RSUD Ungaran Tahun 2018. Metode: Desain penelitian berupa case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir di RSUD Ungaran Tahun 2018 sebanyak 732 bayi. Pengambilan sampel pada kelompok kasus menggunakan teknik total sampling sebanyak 113 bayi BBLR dan kelompok kontrol menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 113 bayi BBLN. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Chi Square. Hasil: Hasil penelitian di RSUD Ungaran tahun 2018 didapatkan gambaran sampel BBLR sejumlah 113 (50,0%), dan bayi BBLN sejumlah 113 (50,0%). Gambaran kejadian ketuban pecah dini ibu bersalin dengan ketuban pecah dini sejumlah 55 (24,3%), dan bukan ketuban pecah dini sejumlah 171 (75,7%). Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara ketuban pecah dini dengan BBLR di RSUD Ungaran Tahun 2018, dengan nilai p 0,03 (p < 0,05). Kesimpulan: Tingginya angka kejadian ketuban pecah dini menyebabkan kejadian BBLR di RSUD Ungaran Tahun 2018 meningkat. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo