DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 6-24 BULAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Tiara Herlina, Meisya
Sofiyanti, Ida
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2022-06-08 04:55:54 
Abstract :
Status gizi balita merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk menunjukan kualitas hidup suatu masyarakat. Berdasarkan fakta bahwa balita kurang gizi pada masa emas bersifat irreversible (tidak dapat pulih) dan kekurangan gizi pada balita dapat mempengaruhi perkembangan otak anak. Fenomena yang terjadi saat ini berkaitan dengan konsumsi makanan yang tidak seimbang dengan kebutuhan kalori akan berpengaruh pada pertumbuhan seorang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara status gizi dengan perkembangan anak usia 6-24 bulan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Untuk mengetahui adanya hubungan antara status gizi dengan perkembangan menggunakan uji Chi Square. Dengan hasil, ada hubungan yang bermakna antara Status Gizi dengan Perkembangan anak usia 6-24 bulan. Hasil: Responden yang memiliki gizi baik/ normal sebanyak 31 anak (77,5 %), gizi kurang sebanyak 2 anak (5%) dan berisiko gizi lebih sebanyak 7 anak (17,5%) dan 37 anak perkembangannya sesuai (92,5%) dan 3 anak perkembangannya meragukan (7,5%). Hasil uji statistik chi square menunjukkan bahwa p-value sebesar 0.000 kurang dari 0,050, sehingga dapat dikatakan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Status Gizi dengan Perkembangan anak usia 6-24 bulan. Simpulan: Ada hubungan antara status gizi dengan perkembangan anak usia 6-24 bulan. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo