Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Fitriani, Fitriani
Setyowati, Heni
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-09 03:16:28
Abstract :
Angka pemberian ASI di Indonesia masih tergolong
rendah. Menurut Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan 2018,
pemberian ASI Eksklusif di Indonesia hanya 35% Angka tersebut masih jauh di
bawah rekomendasi WHO yaitu sebesar 50%. Sedangkan di provinsi Kalimantan
Tengah menurut Riskesdas tahun 2018 hanya 49% bayi yang mendapatkan ASI
Eksklusif hal ini artinya mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yaitu hanya
47%.di Kabupaten Kotawaringin Timur sendiri menurut data Dinas Kesehatan
pada tahun 2018 terdapat 4.470 bayi yang diberikan ASI Eksklusif dari 11.340
bayi yang dilaporkan atau dengan presentase 39,5% hal ini mengalami kenaikan
dari tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2017 hanya 38% yang memberikan ASI
Eksklusif. Sedangkan data yang didapatkan di Puskesmas Mentaya Seberang
bahwa dari 509 bayi yang ada hanya 206 bayi yang diberikan ASI Eksklusif atau
dengan presentase 40,5%.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggambarkan
tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang pemberian ASI Eksklusif pada bayi
usia 0-6 bulan.
Metode Penelitian : Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Deskriptif. Jumlah sampel penelitian sebanyak 39 responden diambil dari seluruh
jumlah Populasi yang ada. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan
tekhnik ?total sampling?. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen
kuesioner.
Hasil : Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil
bahwadari 39 responden yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di Desa Terantang
Kecamatan Seranau Kabupaten Kotawaringin Timur keseluruhan berpengetahuan
baik yaitu sebanyak 39 orang (100%)
Kesimpulan : dapat di simpulkan secara keseluruhan Ibu menyusui Di
Desa Terantang berpengetahuan baik yaitu sebanyak 39 orang (100%)