Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Mayang Sari, Putri
Sofiyanti, Ida
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-09 04:31:54
Abstract :
DataProfil Kesehatan di Indonesia Tahun 2020 didapat bahwa
jumlah kasus PD3I yaitu kasus difteri sebanyak 259 kasus dengan kematian 13
kasus dan batuk rejan 73 kasus.Imunisasi merupakan hal yang dapat mencegah
dan menurunkan angka kesakitan, kecacatan serta kematian akibat PD3I yang
diperkirakan mencapai 2 sampai 3 juta kematian per tahun.Pengetahuan dan
motivasi ibu merupakan vaktor penting dalam pelaksanaan imunisasi dasar
lengkap.Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan
motivasi ibu dengan status imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Muara Tembesi
Kabupaten Batang Hari Jambi Tahun 2021.
Metode: Penelitian ini merupakansurvey analitik dengan pendekatan cross
sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Muara Tembesi Kabupaten
Batang Hari Jambi pada tanggal 11-23 Oktober 2021.Populasi adalah seluruh ibu
yang mempunyai anak usia 1 tahun di wilayah kerja Puskesmas Muara Tembesi
Kabupaten Batang Hari Jambi Tahun 2021 yang berjumlah 271 orang. Teknik
pengambilan sampel menggunakan Proportional Random Samplingyang
berjumlah 73 orang. Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner dan
menggunakan alat ukur kuesioner.Analisis dengan analisis univariat dan bivariat.
Hasil:Responden yang memiliki pengetahuan kurang yaitu 39 responden (58,5%),
motivasi baik yaitu 41 responden (56,2%) dan status imunisasi lengkap yaitu 46
responden (63%). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna
antara pengetahuan (0,003) dan motivasi (0,000) ibu dengan status imunisasi
dasar lengkap di Puskesmas Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari Jambi Tahun
2021.
Simpulan:Sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik,
motivasi baik dan sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap serta terdapat
hubungan pengetahuan dan motivasi ibu dengan imunisasi dasar lengkap. Maka
dari itu sangat dibutuhkan peran tenaga kesehatan untuk terus memberikan
konseling, informasi maupun edukasi pada masyarakat mengenai pentingnya
imunisasi dasar lengkap.