Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Anggraeni, Silvia Devi
Isfaizah, Isfaizah
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-10 02:41:38
Abstract :
Latar Belakang : Permasalahan yang dihadapi orang tua pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak usia prasekolah salah satunya yaitu enuresis. Enuresis jika tidak ditangani dengan tepat akan berdampak terhadap perkembangan anak dalam hal ini adalah perkembangan sosial emosionalnya. Studi pendahuluan menunjukkan dari 10 wali murid terdapat 7 murid enuresis dan 3 murid tidak enuresis dengan didampingi orang tua saat ke kamar mandi. Murid dengan enuresis cenderung menjadi pemalu dengan lebih memilih untuk menyendiri dan menghindari tempat yang terlalu ramai serta cenderung pasif atau lebih banyak diam saat bermain maupun saat berkumpul dengan teman sebayanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan enuresis dengan perkembangan sosial emosional anak prasekolah di PAUD dan TK Aisyiyah Desa Jono, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua murid di PAUD & TK Aisyiyah Jono sejumlah 88 responden. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling sebanyak 70 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner STPPA dan lembar observasi enuresis dengan analisis data Chi Square. Hasil : Terdapat 35 anak (50%) dengan enuresis dan 35 anak (50%) tidak enuresis. Mayoritas responden memiliki perkembangan sosial emosional sesuai harapan sebanyak 39 anak (55,7%). Dari hasil uji statistic Chi Square diperoleh nilai p=0,001 (? = 0,05) yang berarti ada hubungan signifikan antara enuresis dengan perkembangan sosial emosional anak prasekolah di PAUD dan TK Aisyiyah Desa Jono, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo Simpulan : Enuresis dapat mempengaruhi perkembangan sosial emosional anak prasekolah jika tidak ditangani dengan tepat.