Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ayu Santika, Dea
Pranoto, Heni Hirawati
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-10 03:33:43
Abstract :
Remaja yang sehat adalah investasi masa depan bangsa maka
dari itu status gizi remaja harus dipersiapkan sejak dini, sehingga dapat
menghasilkan generasi penerus bangsa yang produktif, kreatif, dan berdaya saing
(Kemenkes, 2012).
Tujuan : Mengetahui Gambaran Kejadian Anemia di SMAN 1 Mentaya Hilir
Utara.
Metode PeneIitian : PeneIitian analitik deskriptif. analisis univariat menggunakan
tabel distribusi frekuensi dan bivariat dengan tabel crosstab. JumIah popuIasi 96
responden. Teknik pengambiIan sampel menggunakan Purposive sampling
sejumlah 50 responden dengan kriteria inklusi yaitu Siswi yang bersedia menjadi
responden dan Siswi yang mengikuti program pemberian TTD, sedangkan kriteria
ekslusinya adalah Siswi yang tidak hadir saat penelitian Siswi yang mengalami.
HasiI : HasiI uji crosstab adalah gambaran kejadian anemia siswi di SMAN1
Mentaya Hilit Utara yang berusia 15 tahun mengalami anemia sebanyak 2 orang
siswi atau 9.5% dan yang tidak mengalami anemia sebanyak 5 siswi atau sebanyak
17.24%. Siswi yang berusia 16 tahun dan mengalami anemia sebanyak 13 siswi
atau 61.9% dan yang tidak mengalami anemia sebnayak 9 siswi atau 31.03%.
Sedangkan siswi yang berusia 17 tahun yang mengalami anemia sebanyak 6 siswi
atau 12% dan yang tidak mengalami anemia sebanyak 15 siswi atau 51.72%.
KesimpuIan : Kejadian anemia siswi SMAN 1 Mentaya Hilir Utara masih ada
walaupun tidak sampai 50% dengan rentan umur remaja antara 15-17 tahun.
Puskesmas bekerjasama dengan sekolah diharapkan dapat membantu pemantauan
terkait konsumsi tablet TTD pada siswi SMAN1 Mentaya Hilir Utara.